Ganja, siapa yang ga pernah dengar kata ganja? Yang termasuk jenis tanaman liar ini sangat identik dengan Reggae, Bob Marley dan Jamaica. Jenis tanaman ini tingginya bisa mencapai 2 meter yang berdaun warna hijau dan bentuk seperti jari yaitu lima dan tujuh tangkai. Tanaman ganja hanya akan tumbuh dengan baik pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.
Di Amerika, ganja sebagai simbol pemberontakkan terhadap kaum kapitalis. Di India, ganja digunakan untuk upacara atau ritual penyembahan Dewa Shiva. Di Indonesia, ganja digunakan sebagai campuran bumbu masakan, dodol, kue, dll. Namun, ganja pada umumnya digunakan sebagai bahan rokok yang menyebabkan penggunanya berhalusinasi (mabuk). Mungkin karena inilah dibeberapa negara termasuk Indonesia ganja dilarang peredaran dan penggunaannya, padahal menurut para ahli, ganja tidak termasuk psikotropika karena tidak menyebabkan kecanduan bagi pemakainya
Manfaat Ganja
Ganja atau Marijuana (bahasa Inggris), sangat dikenal sebagai tanaman penghasil serat nomor wahid karena kekuatannya, selain bahan dasar serat, ganja atau Tampee (bahasa Inggris Jamaica) bisa juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kertas dan kain yang kualitasnya melebihi sutra. Biji ganja dapat dimanfaatkan sebagai sumber minyak. Namun karena nilai ekonominya cukup tinggi, orang menggunakan ganja sebagai bahan dasar sumber narkotika.
Menurut pendukung medical marijuana, ganja bisa digunakan sebagai pereda rasa sakit dan bahan obat penyakit tertentu termasuk kanker. Orang-orang tertentu juga yang mengklaim bahwa ganja bisa membuat pemakainya pandai berkreasi dan mengembangkan ide terutama bagi orang yang bergelut dibidang seni dan musisi.
Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreatifitas) ternyata di pengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu lonjakan kreatifitas adalah hasil silangan modern "Cannabis indica" yang berasal dari India dengan "Cannabis sativa" dari Barat, jenis Marijuana silangan inilah yang merupakan tipe yang tumbuh di Indonesia.
Efek Ganja Pada Pemakainya
Secara umum efek negatif yang dihasilkan ganja adalah euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir diantara para pengguna tertentu bila sudah menghisap maka pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir.
Sebenarnya, efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu, dimana dalam golongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan Methamphetamin).
Marijuana, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, dimana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu. (dari berbagai sumber)
Budidaya
Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.
Di Indonesia, ganja dibudidayakan secara ilegal di Provinsi Aceh. Biasanya ganja ditanam pada awal musim penghujan, menjelang kemarau sudah bisa dipanen hasilnya.
Hasil panen ganja berupa daun beriut ranting dan bunga serta buahnya berupa biji-biji kecil. Campuran daun, ranting, bunga, dan buah yang telah dikeringkan inilah yang biasa dilinting menjadi rokok (cimeng).
Kontroversi Ganja
Di beberapa negara termasuk Indonesia tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia.
Istilah-istilah Ganja
1. Marijuana (bahasa Inggris);
2. Tampee (bahasa Inggris Jamaika);
3. Pot, Maui Wowie, Weed, Dope atau Green Stuff (slang bahasa Inggris);
4. Cimeng, Rasta, Baks, Skab, atau Gele, Pocong untuk yang sudah dilinting (slang bahasa Indonesia). Wikipedia
2. Tampee (bahasa Inggris Jamaika);
3. Pot, Maui Wowie, Weed, Dope atau Green Stuff (slang bahasa Inggris);
4. Cimeng, Rasta, Baks, Skab, atau Gele, Pocong untuk yang sudah dilinting (slang bahasa Indonesia). Wikipedia


01:17
-Tips Blogging-



1 comments:
wah, brarti perlu d tnjau ulang nih legalitas ganja...
Post a Comment
Terima kasih sudah berkomentar, mohon maaf jika kami mengaktifkan moderasi komentar, itu semata-mata untuk mengetahui bahwa anda sudah berkomentar. Insya Allah saya akan secepatnya membalas dan berkunjung ke blog sahabat semua...
Salam Hangat,
Tips Blogging-SEO | Recommended